Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2018
MENGENAL PASUKAN FRONT SIPIROK AREA Oleh : Drs. H. M. Fajar Bangun Pasukan Front adalah bagian dari System pembagian wilayah pertempuran Republik Pada masa itu. Di Medan Area Front ini dibagi atas beberapa sektor Front seperti, Front Sektor Barat, Sektor Timur, Sektor Utara dan Sektor Selatan Tetapi di Sipirok di karenakan Area Pertempuran tidak seluas di Medan  maka hanya dibentuk satu front saja yaitu “Front Sipirok” Pasukan Front ini adalah pasukan mandiri yang mempunyai wewenang penuh diwilayah pertempurannya dan merupakan GARDA terdepan dalam pertempuran yang dipercayakan kepadanya. Pasukan Front Sipirok ini tidak mempunyai markas yang menetap terkadang mereka menempati rumah-rumah penduduk di pinggiran Simangambat tetapi mereka lebih sering berada di dalam hutan sulit di jangkau dengan cara berpindah-pindah di sekitar Sipirok/Arse dan Laccat sehingga keberadaannya tidak dapat di pantau oleh siapapun diluar komunitasnya baik oleh atasan sendiri maupun oleh masya...
Gambar
MENGENAL KOMANDAN  FRONT SIPIROK AREA Oleh : Drs. H. M. Fajar Bangun         Basingan Bangun adalah nama seorang Pemuda kelahiran Batu Karang Tanah Karo Sumatera Utara pada tanggal 01 Januari 1926 kampung ini juga dikenal sebagai tempat lahirnya Tokoh Pahlawan Nasional Kiras Bangun yang melawan Belanda Pada tahun 1905. Nama Basingan Bangun tidak lepas dari peristiwa Clash-II/Agressi Militer – II Belanda Tahun 1948 di Sipirok.      Beliau adalah seorang Letnan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang telah Aktif sejak tahun 1945 beliau juga pernah menjadi perwira kadet Jepang setelah mengikuti pendidikan Kosay Konbu pada masa Jepang menduduki Indonesia dan beliau terus menerus mengabdi sebagai prajurit TNI sampai diberikan Keputusan Pensiun (Purn) pada tanggal 31 Desember 1974 dengan tanda pangkat Letnan Kolonel.          Sudah menjadi ketentuan dari tentara Republik di wilayah Sumatera Utara setiap kawasan pertemp...